Tuesday, November 16, 2010

Friends

Siapa menyapa dulu?
Assalamulaikum...
Tak dilayan.... malu
Buat hal sendiri

Friends

As we walk our path of life
We meet people every day
Most are simply met by chance
But, some are sent our way.

These become special friends
Whose bond we can't explain
The one s who understand us
And share our joy and pain.

Their love contains no boundaries
So, even we are apart
Their presence enhances us
With a warmth felt in the heart.

This love becomes a passageway
When even the miles disappear
And so these friends,
God sends our way

Remain forever near.
(Anon)


Semua gambar diambil di hadapan satu deretan kedai di taman perumahan. Setiap orang kawan yang kita punyai, terutama sekali yang menjadi best friend ada sejarah tersendiri bagaimana boleh sedemikian rapat dan kamceng. Ada orang yang kita tak berapa berkenan dan sebulu meskipun baru berjumpa. Dari awal lagi sudah berat mulut hendak menyapa. Ada orang yang baru sekejap bertegur sapa tapi terus berbual seperti sudah bertahun kenal. Orang macam ni dikatakan orang yang sama wave length, ngam habis dan clique together.

Tanggapan awal memainkan peranan penting kerana manusia biasanya menilai apa yang dilihat dan didengar pada pertemuan pertama. Tidak ramai yang sanggup memberi seseorang 100 markah dan memberi peluang agar dia mempertahankan nilai tersebut. Selalunya hati banyak bersangka buruk dan membuat andaian yang tidak tepat. Dalam novel The Copper Beech oleh Merve Binchy: Kalau kita terlalu memperhalusi keadaan orang lain mungkin tiada orang yang sudi hendak bersama kita. Maksudnya orang lain juga akan melihat kekurangan dan kesalahan kita lalu pergi setelah mengetahui siapa kita.

Namun bila sudah berkawan rapat biasalah graf keakraban ada tinggi rendahnya. Oleh itu jangan terlalu mengharap yang terbaik dari orang lain dan belajarlah memaafkan serta tidak kedekut dengan perasaan. Teringat pada Noi dari Tanjung Gading yang suka puisi SZI katanya...perlukah aku melupakan bau dahlia.....

2 comments:

Encik MamaT said...

tak kenal maka tak cinta.... hehe

liyana aziz said...

semoga kita x leka dalam rezeki yang Allah pinjamkan.. =)

Post a Comment